Pelanggan

Barusan beli kebab..

Karena pengen banget dan setiap hari lewatin satu merek kebab langganan sewatu di Surabaya, maka Saya rela jalan malam-malan sendirian pulang kerja hanya untuk memuaskan kerinduan tanah jawa. Posisinya Saya belum makan sejak siang, otomatis lapar dong. Bayangin lagi lapar pengen sesuatu, pasti ketika makan hal tersebut masyaallah nikmatnya.

Saat sudah memesan kebab kepada penjual, mulai terjadi keanehan-keanehan. Kenapa saya bilang “keanehan?”. Karena si penjual menutup-nutupi saat sedang menyajikan kebab yang saya pesan. Selain itu saya merasa sedikit aneh karena ketika saya pulang lewat tempat itu, kok selalu sepi ya? Padahal kalo di Surabaya, kebab merek ini pasti antriannya selalu panjang. Apalagi saat jam pulang kerja dan tanggal muda. Tapi ya Saya nyantai sajalah, toh secara tampilan pembungkus dan gerobak memang sama.

Saya sudah menunggu cukup lama dan masih tetap hanya saya yang membeli di sana. Sedangkan satu kompetitor (sama-sama jualan kebab tapi beda merek) pinggirnya lebih ramai. Ketika kebab sudah jadi, dibungkus dan sebagainya berdirilah saya untuk membayar.

Wah, dalam hati udah dag dig dug kayak mau ketemu si doi. Secara tampilan pembungkusnya sama banget (tapi belum lihat tampilan kebabnya sih). Secara harga dan komposisi yang ditampilkan pada daftar harga juga sama. Bahkan kebab ini lebih mahal.

Namun pada saat Saya telah berada di rumah dan siap menyantapnya.. Lah dalah kok cilik temen yo? Terus pas gigitan pertama keropos, hiks.. Patah hati pada gigitan pertama. Ketika dimakan sampai habis intinya hanya terasa kulit lumpia dan telur orak-arik tanpa bumbu 😢💔 Hmm, I know kenapa tempat itu tidak seramai biasanya.

*makanya ngi, jangan pernah berharap terlalu tinggi.. Soalnya pas jatuh sakitnya lebih mantep 😂

Skip..

Ada beberapa hikmah yang bisa kita ambil dari cerita ini.

1. Jangan berharap satu merek kebab akan selalu sama rasanya. Karena meskipun mereknya sama tetap saja orang yang menyajikannya berbeda.

2. Bagi para pebisnis, mempertahankan itu akan lebih sulit dari pada membuat seorang pelanggan membeli untuk yang pertama kalinya. Karena apa? Karena pengalaman akan sangat berharga! Karena jika mereka sudah kecewa pada gigitan pertama, maka mereka tidak akan pernah percaya lagi padamu.

3. Yang namanya bisnis pasti nyari untung, namun jika kamu sebagai pebisnis sangat keterlaluan, bukanya untung malah buntung.

4. Serapat apapun bangkai disimpan, pasti akan tercium jua.

5. Jangan sekali-kali melihat sebuah makanan dari mereknya, apalagi jika sudah beda kota dan pulau. Don’t judge a book by the cover!

Mungkin segitu dulu yang bisa saya sampaikan. Apakah ada yang mau menambahkan? Bisa langsung ketik di kolom comment 👇👇terimakasih

Dipublikasikan oleh

avatar Tidak diketahui

ameame's

Coming Very Soon

Tinggalkan komentar