Teruntuk hujan, Aku memang congkak

Hai hujan
Kau tak tahu kan?
Kau sudah tidak ingin tahu lagi kan?
Membiarkanku sendiri disini
Menertawakanku yang sudah lama tak kau temani lagi

Mungkin karena sikapku waktu itu
Tak apa, toh aku juga tak pernah benar-benar mengharapkanmu
Untuk apa aku berharap bahwa kau akan ada disampingku lagi
Toh ceritanya akan sama lagi
Kau takkan pernah benar-benar ada
Kau akan selalu pergi lagi

Aku tak pernah berharap kau ada di sini lagi
Nikmati saja duniamu kini
Tak perlu lagi disakiti
Tak perlu lagi diam-diam merintih

Aku bisa tanpamu
Aku bisa menanggung semuanya tanpa hadirmu
Ya, aku memang secongkak itu
Kau sudah tahu dari dahulu
Kau saja yang selalu berusaha meyakiniku
Seolah-olah mau berbagi beban denganku
Namun apa? Kenyataannya apa? Kau sama saja dengan pendahulumu
Kalian sama-sama tak bisa menanganiku
Menyerah bersama patahnya hatiku

Lalu apa?
Kau ingin aku meminta apa?
Kau ingin aku mengemis untuk ditemani?
Kau ingin aku memohon agar kau selalu bisa menyembuhkan hatiku yang tersakiti?
Sungguh aku takkan pernah sudi..

Sudah ku bilang dari dahulu
Bahwa kau takkan bisa menanganiku
Bahwa kau takkan kuat bersamaku
Jadi, pergi saja
Karena aku takkan pernah memintamu untuk kembali

Dipublikasikan oleh

avatar Tidak diketahui

ameame's

Coming Very Soon

2 tanggapan untuk “Teruntuk hujan, Aku memang congkak”

Tinggalkan komentar