Mari duduk, ku ceritakan sedikit tentangnya. Tentang dia, si orang pertama. Cerita ini juga ku tahu dari mbok yem, penjaga kantin yang sering mogok masak itu.
Berawal dari ketidakpuasan pada diri sendiri hingga ia menimba ilmu lagi, padahal Chu Gakko telah ia selesaikan. Kali ini tak hanya ilmu biasa, namun juga ilmu agama. Sekolahnya luar biasa, dari sini ia tak hanya menghafal dan ujian di kertas soal. Bagaimana cara hidup juga ia pelajari. Tak hanya otak yang di asah, otot dan akidah juga tak boleh lemah.
Cerita ini tentangnya, yang masa mudanya pernah patah hati karena tak berlimpah banyak materi. Tentangnya yang punya mimpi, mengabdi pada Illahi.
Tak pernah mudah memang menjadi orang pertama. Siang dan malam tak kenal lelah. Apalagi dia masih di bilang pemuda. Citanya sering dijadikan bahan canda. Namun langkah dan niatnya tak pernah berubah.
Jatuh bangun lagi, gagal coba lagi.. Barang siapa berani memaksa diri untuk bisa dan berusaha, mustahil takkan berhasil.. Katanya..