Masa Tenang

Dalam macam macam perasaan ada yang namanya perasaan netral. Perasaan netral ini ada saat kita sedang tidak merasakan sedih maupun senang. Contohnya saat duduk, jalan, naik motor, dll. Intinya saat dimana manusia tidak sedang sedih,bahagia atau berbagai emosi lainnya.

Menurut saya, dalam dinamika hidup manusia juga harus ada yang namanya keadaan netral. Keadaan yang tenang, tidak bergejolak setelah angin besar menerpa. Semacam “its okay dengan keadaan yang seperti ini”. Keadaan yang dari standart kita itu merupakan titik terendah atau titik jenuh.

Its okay gk masalah kita sedang galau, its okay kita sedang sakit, its okay kita sedang miskin. Pada saat ini kita hanya perlu tarik nafas dan terus menyelesaikan hari meski belum memiliki atau mendapatkan sebuah solusi atas masalah yang ada.

Its okay jika kamu ingin istirahat. Karena jiwa dan raga yang sedang lelah memang sangat butuh istirahat. Jika kamu belum menemukan solusinya, jalani saja dulu hari-harimu. Siapa tau kamu akan menemukan jalanmu. Siapa tahu kamu akan mendapatkan jawaban dari semua doa yang dipanjatkan.

Gak masalah kok kalo memang sudah merasa “mentok”. Daripada sipaksakan malah menyebabkan stres, depresi hingga bunuh diri. Mending menjadikan kondisi tersebut sebagai waktu netral. Sambil menikmati waktu senggang tersebut, sambil mencari-cari pola dan celah untuk memanfaatkan keadaan.

Itu berarti tidak ada waktu netral yang tidak digunakan untuk memikirkan solusi. Hanya saja, waktu netral tersebut tidak dijadikan beban. Tidak dicap sebagai waktu yang sia-sia lalu merasa bersalah dan berdosa

Resensi Novel 5 Cm

Identitas buku

Judul: 5 cm
Penulis: Dhonny Dhirgantoro
Penerbit: PT. Grasindo
Kota Terbit: Yogyakarta
TahunTerbit: Mei 2005
Tebal Buku: 381 Halaman
ISBN: 979-759-151-4

SINOPSIS

Novel ini bercerita tentang persahabatan 5 orang manusia yang bernama Genta, Arial, Ian, Zafran dan Riani. Mereka sudah bersahabat sejak lama, suka duka telah mereka lewati bersama sejak mereka masih bersekolah. Kisah ini dimulai dari sebuah warung tenda. Pembukaan novel ini cukup epik karena menggambarkan sesosok Riani yang hafal betul kebiasaan dan kegemaran 4 sahabat lainnya.Pada pembukaan tersebut sangat diperlihatkan bahwa kelima orang anak manusia itu sangat kompak. Saling menyayangi dengan caranya sendiri-sendiri. Saking akrabnya, bahkan orangtua mereka sudah hafal tabiat mereka satu persatu.

Selanjutnya diperlihatkan bagaimana karakter tokoh satu persatu dan saat mereka sudah lulus kuliah, mulailah petualangan itu.Genta membuka pembicaraan kepada geng 5 cm bahwa mereka harus melihat dunia luar. Sudah lama semenjak mereka berlima hanya berada di lingkaran mereka saja. Menurut Genta mereka butuh lingkungan baru, suasana baru, yang itu akan menjadi pengalaman berbeda untuk mereka. Saran genta ini sempat ditentang keras oleh Riani dan Zafran, namun setelah dibujuk dan diberikan alasan lainnya akhirnya mereka berlima setuju.

Genta berjanji kepada empat sahabatnya. Nanti saat mereka sudah selesai melakukan misi ini yaitu pada tanggal 16 agustus, mereka akan bertemu kembali dan melakukan perjalanan yang tidak akan mereka lupakan.Setelah kesepakatan tersebut selesai, akhirnya mereka berusaha untuk sibuk dengan dunia mereka sendiri. Rasa rindu dan ingin melanggar perjanjian sering kali ingin mereka langgar, namun sampai pada tgl yang telah dijanjikan ternyata mereka dapat menepati janji.

Tibalah saatnya berkumpul kembali. Sebagaimana sahabat yang sudah lama tak jumpa, mereka saling merindulan dan berpelukan. Ternyata tempat mereka bertemu adalah di stasiun dan mereka akan pergi untuk memanjat mahameru untuk merayakan 17 agustus di puncaknya.

Klimaks dari novel ini ada pada saat mereka naik gunung berlima.Mereka sangat takjub dan gugup karena sebelumnya belum pernah sama sekali naik gunung. Bahkan dipertengahan jalan mereka berlima berkata: “Yang kita perlu sekarang cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas, lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, dan hati yang bekerja lebih keras dari biasanya, serta mulut yang akan selalu berdoa.”- Genta, Arial, Ian, Zafran, Riani, Dynda

Proses menuju puncak ini adalah cerita yang mengharu biru. Perjuangan mereka tidaklah mudah. Sebagaimana perjalanan tim yang membutuhkan kekompakan, semua emosi tumpah ruah pada perjalanan ini. Begitulah sampai akhirnya mereka bisa mencapai puncak mahameru yang menakjubkan.

Alur

Alur dalam cerita novel 5 cm termasuk alur maju mundur karena ceritanya ada yang kilas balik ke masa lalu dan memperlihatkan kejadian masa depan.

Sudut Pandang

Dalam Novel 5 cm ini sudut pandang yang digunakan adalah orang ketiga tunggal.

Hikmah

Setiap orang pasti memiliki pemikiran, perilaku, sifat, kelebihan bahkan kekurangan yang berbeda. Perbedaan tersebut tidak melulu merepotkan. Dalam persahabatan, perbedaan justru merupakan warna yang indah. Tinggal bagaimana kita menyikapi dan bertoleransi dengan hal tersebut.Dimanapun kau berada, sahabat adalah tempat pulang terbaik.

Kelebihan dan Kekurangan Novel 5 cm

Kelebihan:

Buku ini mudah dimengerti. Apalagi tema yang diangkat adalah persahabatan. Perasaan yang ingin disampaikan kepada pembaca, dari saya pribadi sangat terasa. Keseruan persahabatan, konflik, dilema, takjub dan berbagai perasaan lainnya. Novel ini juga bisa jadi rujukan untuk hambaran kasar bagaimana sih rasanya naik gunung itu.

Kekurangan:

Kekurangan pada film jni ada di akhir cerita. Ketika mereka dan anak-anak yang sedang berkumpul. Ian yang menikah dengan Happy salma dan anaknya yang juga membawa cd. Menurut saya inj kuramg logis untuk sebuah novel yang semenjak awal sudah menyuguhkan alur yang menarik.

Mimpimu memang sempurna

Namun dunia tak selalu sempurna untukmu. Karena bukan cuman kamu yang berada di dunia. Banyak orang, banyak hal, banyak mimpi di setiap manusia, disetiap tempat dan disetiap waktu.

Jika mimpimu terasa begitu dekat lalu dengan secepat kilat menjauh tak rerlihat, mungkin itu karena kamu lebih sering mengumpat 🙈🙈🙈🙊 Tak jarang mantra “kadang hidup sebercanda ini” dengan ringisan dan seriangain menghiasi hari-hari

Percayalah, dunia tak pernah bercanda sedikitpun. Dia berputar, beeputar, berputar, memiliki waktu. Menggilas siapa saja yang tak berlari dan menunggu mati
Dan yang paling penting kamu tak pernah sendiri

Selalu ada mimpi manusia lain diantara mimpi-mimpimu. Seperti ribuan manusia dari sabang sampai merauke yang memperebutkan 14 kursi kementerian hukum.

Jika mimpimu tak pernah terwujud, mungkin usaha dan strategimu memang tidak lebih canggjh jika dibandingkan dengan yang lain
Mungkin mentalmu tak lebih baja dibanding yang laiu.

Mohon Bersabar Ini (bukan) Uji

Pernah suatu pagi mood saya sedang buruk. Tumben sekali, padahal biasanya saya sangat senang pergi ke kantor. Di rumah saya sudah uring-uringan. Bangun kesiangan, pakaian kerja tidak ketemu, makanan belum ada, dan jalanan menuju kantor sangat macet serta berasap.

Kebetulan kemarinnya saya sakit dan saat itu belum sehat sepenuhnya. Kepala pusing, hidung mampet, demam, ditambah dengan ac kantor yang dingin. Kacau sekali mood saya pagi itu.

Setelah menenagkan diri sebentar dengan cara duduk dan menarik nafas, akhirnya saya mulai menyalakan komputer. Setelah komputer menyala, saya langsung masuk ke laman google. Saat masuk ke work sheets terjadilah kekacauan besar karena saya tidak dapat membukanya.

Sabar, sabar, ini (bukan) ujian. Saya utak atik, refresh, dan berbagai pertolongan pertama lainnya pada akses masuk worksheet saya. Namun tanda-tanda kenormalan tidak juga tampak pada laman kerja saya tersebut.

Setelah itu akhirnya saya meminta bantuan ke teman lain. Teman saya menghampiri dan melihat. Mengutak atik sebentar, sepertinya kemampuan dia dalam menyelesaikan masalah ini tidak jauh berbeda dari saya. Akhirnya dia menyerah.

Tau kan rasanya sudah badmood dari rumah terus sentuhan pertama pada tempat kerja sudah begitu, hehee..

Yasudah karena sudah terlalu malas dan teknisi kantor juga belum datang akhirnya saya kerjakan saja lewat ms. word. Saya diamkan hingga teknisi datang dan ternyata sekitar jam 9an semua teman saya mengalami hal yang sama dengan saya.

Karena kesabaran (kepasrahan lebih tepatnya), akhirnya masalah selesai di siang hari. Saya sudah bisa masuk worksheet tanpa harus merutuki dan melewatkan begitu saja jam kerja saya seperti sebelumnya.

Kalah sekaligus menang

Pernah kan melakukan sesuatu yang sudah luuamaa lalu ketemu tenggat waktunya tapi pengerjaannya terasa belum maksimal, lalu dikumpulkan Merasa menang karena sudah berhasil melawan semua halang rintang dan akhirnya dikumpulkan. Sekaligus kalah karena terasa tidak maksimal pengerjaannya dan benar-benar tak tahu hasil akhirnya sukses atau gagal. .
Badan kek melayang, palak nyut-nyutan, jantung deg-degan.

Mungkin gitu kali ya rasanya sakaratul maut? Tenggat waktu, batas akhir kehidupan. Perasaan menang sekaligus kalah. Eh, Mungkin perasaan menang cuman untuk orang yg mempersiapkannya deh 😅

Kalau orang yang sedari awal gak pernah mempersiapkan kematiannya, yakin bisa merasa menang dan berharap batas akhir itu segera datang?

Semua ujian ada standart, namanya ujian keknya jarang deh yang mudah. Kecuali kalo kita sering berlatih. Atau model soalnya dengan kesenangan yg menipu 😂

Hmm, sebenarnya cuman mau bilang jangan lupa persiapkan batas akhir ujianmu sih, agar setidaknya ada perasaan menang (akhirnya gua mati juga, akhirnya gk usah susah payah lagi menahan kesakitan, kesedihan, keperihan dunia dan perbuatan dosa untuk bisa masuk surga nih *sambil berlinang air mata bahagia harap-harap cemas di akhir usia sakaratul mautnya). Jangan sampai semuanya adalah penyesalan. Baru sadar kalo dunia itu cuman sementara dan neraka itu beneran ada 😂😂😂😂😂

Dia, Si Orang Pertama

Mari duduk, ku ceritakan sedikit tentangnya. Tentang dia, si orang pertama. Cerita ini juga ku tahu dari mbok yem, penjaga kantin yang sering mogok masak itu.

Berawal dari ketidakpuasan pada diri sendiri hingga ia menimba ilmu lagi, padahal Chu Gakko telah ia selesaikan. Kali ini tak hanya ilmu biasa, namun juga ilmu agama. Sekolahnya luar biasa, dari sini ia tak hanya menghafal dan ujian di kertas soal. Bagaimana cara hidup juga ia pelajari. Tak hanya otak yang di asah, otot dan akidah juga tak boleh lemah.

Cerita ini tentangnya, yang masa mudanya pernah patah hati karena tak berlimpah banyak materi. Tentangnya yang punya mimpi, mengabdi pada Illahi.

Tak pernah mudah memang menjadi orang pertama. Siang dan malam tak kenal lelah. Apalagi dia masih di bilang pemuda. Citanya sering dijadikan bahan canda. Namun langkah dan niatnya tak pernah berubah.

Jatuh bangun lagi, gagal coba lagi.. Barang siapa berani memaksa diri untuk bisa dan berusaha, mustahil takkan berhasil.. Katanya..

Dimulai dengan komitmen, diselesaikan dengan konsistensi

Komitmen adalah perjanjian atau kontrak.
Ia menjadi ada ketika kita telah memiliki tujuan dan ingin mencapai tujuan tersebut. Biasanya ketika ada komitmen, disana juga ada konsekuensi. Konsekuensi agar tujuan tercapai biasanya berhubungan dengan modal dan usaha yang dikeluarkan. Modal dan usaha ini bisa berbentuk materi maupun non materi. Akan banyak tenaga, fikiran, perasaan yang keluar dan dikorban.

Contoh semisal kita telah diterima di sebuah perusahaan menjadi seorang penulis dengan tujuan mendapatkan gaji yang besar. Ketika kita menerima kesepakatan/biasanya tanda tangan kontrak, maka sadar tak sadar saat itulah kita mulai berkomitmen. Akan ada jobdesk dan berbagai macam aturan agar tujuan kita tercapai. Dalam kondisi apapun, jobdesk yang telah kita terima harus di selesaikan. Tidak peduli cuaca sedang buruk, kita sedang malas dan alasan lainnya. Komitmen ini akan menuntun kita pada tujuan yang hendak dicapai (biasa juga disebut profesionalisme).

Dalam kondisi profesional juga butuh yang namanya konsistensi. Manusia dalam menghadapi realitas tak jarang merasa dan berfikir untuk berhenti. Merasa kekurangan modal, sudah mengeluarkan usaha maksimal namun tujuan tak kunjung tercapai.

Konsistensi dan komitmen akan mendorong manusia memikirkan bagaimana caranya agar tetap bisa berjalan pada “jalur” seharusnya. Dari sana muncullah berbagai macam problem solving. Entah itu refreshing sejenak, membuat kopi untuk menenangkan fikiran, dan sebagainya yanh intinya akan membuat kita kembali pada jalurnya

Komitmen dan konsistensi ini tak muncul dengan sendirinya. Manusia harus berlatih agar memiliki dua sifat ini.

Sahabat Sontoloyo

Ada seseorang yang bercerita bahwa ia susah bersosialisasi, spesifiknya memiliki sahabat. Ia berkata: “kamu sih enak punya sahabat. Kalo galau ada yang menghibur, susah ada yang membantu, ada yang merhatiin, ada yang bisa diajak curhat, ada yang ngegodain (dan khayalan ideal lainnya mengenai sahabat). Beda dengan saya yang terlahir dari keluarga pendiam. Boro-boro punya sahabat, untuk mengajak ngobrol orang lain saja tangan sampai banjir keringatan. Saya memang aneh, gak asik, jadi akward kalo deket-deket sama orang lain”.

If you born poor its not your mistake. But if you die poor its your mistake ~ Bill Gates

Bersahabat itu kata kerja, menurut saya mereka istimewa. Banyak kegalauan dan konsekuensi yang saya rasakan ketika bersahabat. Dari mulai yang paling mudah (mendengarkan curhatannya saat banyak waktu lowong) sampai yang paling dilematis (mendengarkan curhatannya dimalam hari padahal tugas untuk besok belum dikerjakan sama sekali.

Apalagi saat semester akhir yang selalu mode senggol bacok). Sering dianggap akward dan dibully sampai sakit hati oleh sahabat sendiri juga pernah. Mendapatkan perkataan yang bikin nyesek juga gak sekali dua kali. Bersabar dan mengalah untuk hal-hal yang berbeda cukup berat dijalani. Ditodong traktiran saat kantong kering sering terjadi. Dikhianati dan di tikung (level kegagalan persahabatan yang paling nyelekit) juga banyak. Pfffttt. Bersahabat itu kata kerja. (Kalian yang ingin punya sahabat masih mau cari sahabat? Semakin akrab kalian, semakin sontoloyo persahabatannya 😂😂😂😂)

Ada loh temen sekelas saya yang sampai belajar bagaimana caranya berteman. Dia sampai survei, dsb. Menurut saya dia keren. Dia punya kemauan, memilih dan menerima konsekuensi 😈

Bersahabat itu ada rumusnya, sama seperti pencapaian lain. Sama seperti dapat rangking satu, mendapat beasiswa, mendapat pekerjaan yang diinginkan, menjadi terkenal, menjadi pahlawan, dll. Bagi saya bersahabat itu perjuangan, dan setiap perjuangan harus ada yang dikorbankan. Jika kita belum punya sahabat, mungkin memang kita tidak butuh atau tidak menginginkannya.

Lupa Personal Branding

Personal branding adalah bagaimana Anda membangun dan mempromosikan apa yang Anda perjuangkan. Mungkin Anda lebih sering mendengar penggunaan istilah brand pada merek-merek ternama semacam Apple, Samsung, Oppo. Namun brand activation/ aktivasi brand bisa juga Anda terapkan pada diri Anda.

Saya pernah membuat CV untuk lamaran kerja, magang dan mengikuti suatu pelatihan. Isi dari tiga CV tersebut jelas tidak sama. Masing-masing dibuat “sesuai” dengan apa yang hendak saya tuju. Misal, saya hendak mengikuti pelatihan memasak. Dalam CV tersebut akan saya cantumkan berbagai macam hal yang akan membuat saya diterima untuk mengikuti pelatihan. Seperti saya memiliki minat yang tinggi terhadap masakan, setiap hari saya memasak, saya gemar makan dan jajan, saya mengerti alat-alat dan bumbu dapur, saya sudah pernah menjual hasil masakan saya, dsb.

Dengan membaca CV saya tersebut, panitia penyelenggara akan mempertimbangkan kesungguhan saya dalam mengikuti pelatihan. Hal yang saya cantumkan akan menjadi data bagi mereka untuk “merespon” saya. Maka dari itu, berhati-hatilah dalam berperilaku. Perilaku apapun yang kita lakukan akan menjadi data bagi komunikan untuk merespon kita. Bahkan bisa jadi personal branding yang melekat pada kita.
.
Contoh Giant pada film doraemon. Giant memiliki personal branding sebagai orang yang pemarah dan bersuara jelek. Maka ketika ia mulai mengumpulkan teman-temannya di taman, tak ada seorangpun yang datang untuk melihatnya.

Dan karena personal branding ini juga ada rumusnya, maka “objektiflah”. Jangan sampai membeli produk yang kualitasnya setengah-setengah dengan harga yang tinggi. Don’t judge book by the cover, katanya 🎓🎓

Wangsit untuk ide nulis

Dulu sering banget mentok nulis karena gk ada ide. Eh, sekarang masih gitu sih, heheee. Memang selain konsistensi, yang bisa membuat kita ajeg nulis itu ide. Kadang pengen banget nulis, tapi lagi blank jadi di tinggal deh nulisnya. Tapi setelah melewati tiga kali purnama ame menemukan cara biar lebih cepat dapat wangsit nih gais. Kira-kira apa ya yang bisa mempercepat kita dapat ide?

1. Membaca

Tau gak gais kalo buku itu jendela dunia, membaca buku berarti melihat dunia. Jika kamu membaca buku, pasti banyak sekali yang bisa kamu dapat. Bahkan ada pepatah yang bilang, semakin sering orang baca buku maka ia akan semakin merasa tidak tahu. Hal itu karena ia sangat menyadari bahwa banyak sekali hal yang bisa didapat hanya dengan membaca satu buku saja. Apalagi sekarang ini teknologi semakin canggih ya gais. Akan ada banyak ide tuh dari membaca.

2. Jalan-jalan

Intinya sih sebenarnya sama, yaitu “membaca”. Tapi membaca saat jalan-jalan itu membaca realitas gais. Bukan berarti hanya dengan jalan-jalan kamu langsung dapet ide. Kamu harus memperhatikan keadaan di jalan terbut. Ada kejadian apa, siapa, mengapa, bagaimana, dimana, semalam berbuat apa? Eh, maksudnya 5w1h lah gais. Karena banyak realitas akhirnya otak memiliki semakin banyak pilihan yang bisa kamu pilih 🙂

3. Diskusi

Untuk mendapat ide baru, kamu harus punya pengetahuan atau sudt pandang baru kan gais? Atau hanya sekedar pemantik ide baru. Nah, orang lain yang kamu ajak diskusi ini bisa jadi menambah data dan cara pandang baru untukmu. Bisa jadikan, data dan cara pandang baru tersebut menjadi inspirasi ide untuk tulisanmu.

4. Melakukan hobi

Nah gais, jangan susah-susah nyari bahan nulis yang jauh dari jangkauan deh kalo lagi buntu. Coba saja amati hobimu, bagaimana perasaan ketika melakukannya, dimana kamu biasa melakukannya, dengan siapa dan berbagai macam hal lain yang menyangkut hobimu itu. Siapa taukan tulisanmu bisa mengalir dengan lancar. Soalnya ini kan hobimu, pasti kamu tahu banyak hal tentang itu.

Selamat mencoba ya gais 🙂 🙂